Kutulis puisi ini ketika malam hampir merenggut senyumku
Dengan bisu yang makin melarutkan asaku
Aku cuma ingin membahasakan setiap rintangan ini
Tentang semua rinduku yang selalu terhanyut dalam aliran waktu
Dan tentang rasaku yang selalu mati terhadang batasnya pandang
Aku ingin kisah getir penantian ini bakal kau sadari sebelum hari berganti
Karena dalam tiap huruf yang kuukir ,
Ada bercak perih dari hati yang telah letih menggenggam mimpi tak pasti
Malam, semoga kau mengerti
Dalam cinta ini, aku lelah belajar mencintai hal lain
Termasuk mencintai kata ”menanti”
13 mei 09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar